Rabu, 30 Mei 2012

II.Wawasan Nusantara



BUDAYA DAN SUKU BANGSA INDONESIA

Makalah Pendidikan Kewarganegaraan
( Softskill )


Disusun Oleh :
Nama            : Khoiriah
NPM  : 13210889
Kelas : 2ea21


PENDAHULUAN

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan keanekaragaman suku bangsa dan tempat wisata.Suku bangsa ini tersebar diberbagai pulau diseluruh wilayah nusantara.Dari Sabang hingga Marauke,diperkirakan dewasa ini terdapat sekitar 300 suku bangsa dengan 365 bahasa dan dialek diseluruh Indonesia.Tempat atau objek wisata yang kita milikipun sangat banyak dan menjadi daya tarik khas daerahnya.
Dari 300 suku bangsa Indonesia,yang berjumlah besar diantaranya adalah Jawa,Sunda,Madura,Minangkabau.Suku Jawa adalah yang terbesar di Indonesia,kurang lebih 45% dari seluruh populasi.Suku Sunda adalah suku terbesar kedua,dengan 14% dari seluruh populasi.Suku terbesar ketiga adalah suku Madura,sekitar 7,5% dari seluruh populasi.Suku bangsa terbesar keempat adalah suku Minangkabau,yang merupakan 3% dari seluruh populasi dan merupakan penduduk dari provinsi Sumatera Barat.Suku Minangkabau sangat terkenal dikalangan antropolog sebagai penganut sistem matrilineal terbesar didunia


PEMBAHASAN

Suku Aceh
Jumlah Populasi          : Kurang lebih 3,5 jiwa
Bahasa                                : Bahasa Aceh,bahasa Indonesia,dan bahasa Melayu
Agama                                                : Islam
Kelompok Etnis            : Suku Gayo dan bangsa campa
                Ada sebuah suku yang mendiami ujung utara pulau Sumatera,namanya suku Aceh.Mereka umumnya beragama islam .Bahasa yang dipertuturkan adalah bahasa Aceh.Bahasa ini masih berkerabat dengan bahasa Campa.
                Suku ini mempunyai tarian yang gerakannya sangat dinamis dan sangat kompak.tari itu disebut Tari Saman.Tari ini biasanya diiringi syair lagu dan music tabuhan Rifa’I yang meriah.Senjata khas suku Aceh adalah rencong,yang bentuknya sangat unik dan terlihat tajam.

Suku Nias
Jumlah Populasi          : 800.000 jiwa
Bahasa                                : Bahasa Nias,bahasa Indonesia
Agama                                                : Atheis
Kelompok Etnnis         : Suku Batak
                Disebelah barat daya,terdapat kelompok masyarakat yang hidup di pulau Nias.Mereka disebut suku Nias.Dalam bahasa aslinya,orang Nias menamakan diri mereka “Ono Niha” (Ono=anak/keturunan; Niha=manusia) dan pulau Nias sebagai “Tano Niha” (Tano=tanah)
                Suku Nias hhidup dalam lingkungan adat dan kebudayaan yang masih tinggi.Hukum adat Nias secara umum disebut fondrako yang mengatur segala segi kehidupan mulai dari kelahiran sampai kematian.Masyarakat Nias kuno hidup dalam budaya megalitik dibuktikan oleh peninggalan sejarah berupa ukiran pada batu-batu besar yang masih ditemukan diwilayah pedalaman pulau ini sampai sekarang.
                Nias pada dasarnya dapat dibagi menjadi dua,yaitu Nias dan Nias Selatan.Secara umum mirip,tapi tentu saja ada perbedaannya.
                Rumah adat Nias berbentuk oval sementara Nias Selatan kotak.yang sama dari keduanya,selain berbentuk rumah panggung adalah rumah tersebut biasanyadibangun bersebelahan.Berjejer,nyaris dempet.yang membatasi itu hanyalah sebuah tangga.Konon,pola seperti ini sangat penting dalam peperangan.Jadi,pintu pembatas antar rumah itu dibuka sehingga musuh tidak tahu target lari kemana.Karena ujung yang sat uterus sambung menyambung.
                Suku Nias memiliki tradisi atau budaya,antara lain Lompat Batu,Tari Perang,Maena,Tari Moyo,Fataelusa,Tari Fabahe,Tari Fazoro,dan Tari Mogaele.

SUKU KERINCI
Jumlah Populasi          : Kurang lebih 300.000 jiwa
Bahasa                                : Bahasa Kerinci,bahasa Indonesia,dan bahasa Minagkabau
Agama                                                : Islam
Kelompok Etnis            : Melayu,Minagkabau
                Suku Kerinci adalah suku bangsa yang mendiami wilayah Kabupaten Kerinci,Jambi.Suku Kerinci termasuk kelompok suku Melayu Tua (Melayu Porto).Suku Melayu ini datang dari Asia Tenggara melalui Semenanjung Tanah Melayu.Dari Malaka,suku ini menyebrangi Selat Malaka lalu menyusuri Pantai Timur Sumatera,kemudian ke Selat Berhala.Seterusnya mereka pergi ke Sungai Batang hingga ke Sungai Batang Merangin,dan akhirnya menuju dataran Tinggi Kerinci,sekarang dikenal dengan Kabupaten Kerinci.Suku Kerinci juga tersebar diluar wilayah kabupaten kerinci.Suku lainnya yang mempuntai kedekatan dengan suku ini adalah Suku Batin.
                Sebagian besar suku Kerinci menggunakan bahasa Kerinci,yang termasuk dalam rumpun bahasa Austronesia.Bahasa ini memiliki beragam dialek,yang bias berbeda cukup jauh antara satu tempat dan tempat lainnya didalam wilayah kabupaten Kerinci.Suku Kerinci memiliki aksara yang disebut dengan tulisan Encong atau Incong.
                Untuk berbicara dengan pendatang biasanya digunakan bahasa Minangkabau atau bahasa Indonesia (yang masih dikenal dengan sebutan Melayu Tinggi).

SUKU KOMERING
Jumlah Populasi          : Kurang lebih 1 Juta orang
Bahasa                                : bahasa Nias,bahasa Indonesia
Agama                                                : Atheis
Kelompok Etnis            : Suku Batak
                Suku Komering adalah satu klan dari suku lampung yang berasal dari Kepaksian Sekala Brak yang telah lama bermigrasi ke dataran Sumatera Selatan pada sekitar abad ke-7 dan telah menjadi beberapa kebudayaan atau marga.Didaerah transmigrasi yang terletak antara Martapura atau Baturaja.Daerah ini merupakan daerah kediaman suku asli Ogan Komering Ulu di Sumatera Selatan.Nama Komering diambil dari nama Way atau sungai didataran Sumatera Selatan yang menandai daerah kekuasaan Komering.
                Dipantai Pasir Putih terlihat beberapa nelayan yang menjual terumbu karang yang sudah diberi pewarna sehingga menarik perhatian beberapa orang.

SUKU LAMPUNG
Jumlah Populasi          : 8Juta Jiwa
Bahasa                                : Bahasa Indonesia
Agama                                                : Islam 92%,Protestan 1,8%,Katolik 1,8%,Budha 1,7%,Lain-lain 2,7%
Kelompok Etnis            : Suku Melayu
                Suku Lampung adalah suku yang menempati seluruh provinsi lampung.juga sebagian provinsi sumatera selatan bagian selatan dan tengah.
                Penduduk Lampung asli terdiri dari msyarakat lampung beradat Pepadun an masyarakat lampung beradat saibatin (peminggir).adapun pendatang adalah mereka yang umumnya berasal dari jawa dan bali yang bertransmigrasi sejak jaman belanda.namun,kini pendatang itu tidak hanya dari jawa dan bali saja,tetapi hampir segala suku yang ada di Indonesia ada di provinsi ini.
                Arsitektur tradisional lampung umumnya terdiri dari bangunan tempat tinggal yang disebut Lamban,Lambahana atau Nuwou,bangunan ibadah yang disebut masjid,Mesigit,Surau,Rang Ngaji,atau Pok Ngajei,bangunan musyawarah yang disebut sesat atau bantaian,dan bangunan penyimpana bahan makanan dan benda pusaka yang disebut Lamban Pamanohan.
                Rumah orang lampung biasanya didirikan dekat sungai dan berjajar disepanjang jalan utama yang membelah kampung,yang disebut tiyuh.Asal usul ulun ampung (orang Lampung atau suku Lampung) erat kaitannya dengan istilah Lampung sendiri.Catatan musafir tiongkok yang pernah mengunjungi Indonesia pada abad VII,yaitu I Tsing,yang diperkuat oleh teori yang dikemukakan Hilman Hadikusuma,disebutkan bahwa Lampung itu berasal dari kata To-lang-po-hwang.To berarti orang dalam bahasa toraja,sedangkan Lang-po-hwang kepanjangan dari Lampung.Jadi,To-Lang-po-hwang berarti orang Lampung.
Bahasa keseharian orang lampung adalah bgahasa lampung dan aksaranya disebut Kaganga.dalam perkembangannya,secara umum masyarakat adat lampung terbagi dua,yaitu masyarakat adat lampung Saibatin dan masyarakat adat lampung Pepadun.

SUKU SUNDA
Jumlah Populasi          : Kurang lebih 27 Jiwa
Bahasa                                : Bahasa Sunda,bahasa Indonesia,dan bahasa Jawa
Agama                                                : Islam,Protestan,Katolik,Budha,Sunda Wiwitan
Kelompok Etnis            : Suku Jawa dan Betawi
                Kelompok masyarakat yang berasal dari bagian barat pulau jawa Indonesia,disebut suku sunda.suku ini mendiami wilayah mulai dari ujung kulon diujung barat pulau jawa hingga sekitar brebes (mencakup wilayah administrasi provinsi Jawa Barat,banten,sebagian DKI Jakarta,dan sebagian Jawa Tengah.bahasa yang digunakan oleh suku ini adalah bahasa sunda.
                Suku sunda sunda bias mengandung berbagai arti yang secara umum berkaitan dengan etnis/suku bangsa sunda dibagian barat nusantara.Catatan sejarah tertua yang sudah ditemukan mengandung kata “sunda” adalah prasasti kebon kopi 2 yang dibuat tahun 458 saka ( 536 M,tetapi ada pula yang berpendapat bahwa prasasti ini dibuat tahun 854 saka,932 M) yang menunjuk pada kerajaan sunda.
                Salah satu tarian yang berasal dari suku sunda adalah tari merak.Alat music yang terkenal dari suku sunda adalah Kendang dan Kecapi.

SUKU TENGGER
Jumlah Populasi          : 500.000 jiwa
Bahasa                                : Jawa
Agama                                                : Sebagian besar Hindu dan sebagian minoritas beragama Islam dan Kristen
Kelompok Etnis            : Suku Jawa
                Ada sebuah suku yang tinggal disekitar gunung bromo,jawa timur,yaitu suku tengger.Suku Tengger yang tinggal dikawasan gunung bromo,Jawa Timur melaksanakan puncak upacara Yadnya Kasada ,upacara itu selalu menarik perhatian ribuan wisatawan,baik dari dalam maupun luar negeri.
                Orang-orang suku tengger dikenal taat dengan aturan dan agama hindu.mereka yakinmerupakan keturunan langsung dari majapahit.nama tengger berasal dari legenda roro anteng dan joko tengger yang diyakini sebagai asal usul nama  tengger,yaitu”Teng” akhiran nama roro An”teng” dan “ger” nama dari joko Se-“ger”.
                Bagi suku tengger,Gunung Brahma (Bromo) dipercaya sebagai gunung suci.setahun sekali masyarakat tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada atau Kasodo.
                Perayaan kasada digunung bromo berlangsung meriah.ribuan warga suku tengger dan warga hindu disekitar gunung bromo merayakannya dengan menjalankan ritual berdoa dipura bromo,kaki gungung bromo.setelah itu dilanjutkan dengan ritual membuang sesaji di kawah gunung yang hingga saat ini masih aktif.
                Upacara ini bertempat disebuah pura yang berada dibawah kaki gunung bromo utara dan dilanjutkan kepuncak gunung bromo.Upacara diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 pada bulan Kasodoh ( kesepuluh ) menurut penaggalan Jawa.

SUKU OSING
Jumlah Populasi          : 400.000 jiwa
Bahasa                                : Bahasa Osing
Agama                                                : Sebagian besar Islam dan sebagian minoritas beragama hindu
Kelompok Etnis            : Suku Jawa,Suku Tengger,Suku Bali
                Suku Osing adalah sebutan penduduk asli banyuwangi dan merupakan penduduk mayoritas dibeberapa kecamatan dikabupaten banyuwangi.Suku Osing mempunyai kedekatan yang cukup besar dengan masyarakat bali.hal ini sangat terlihat dari kesenian tradisional gandrung.yang mempunyai kemiripan dengan tari-tari tradisional bali lainnya,termasuk juga busana tari dan instrument musiknya.
Kemiripan lain tercermin dari arsitektur bangunan antara suku Osing dan suku bali yang mempunyai banyak persamaan,terutam pada hiasan dibagian atap atau bangunan.
                Suku Osing mempunyai bahasa osing yang merupakan turunan langsung dari bahasa jawa kuno seperti halnya bahasa bali.Bahasa Osing sangat berbed dengan bahasa jawa sehingga bahasa osing bukan merupakan dialek dari bahasa jawa seperti anggapan beberapa kalangan.
                Kesenian suku osing sangat unik dan banyak mengandung unsur mistik,seperti kerabatnya suku bali dan suku tengger.kesenian utamanya antara lain gandrung,patrol,seblang,angklung,tari barong dan jedor.

SUKU BALI
Jumlah Populasi          : Kurang lebih 5 juta jiwa
Bahasa                                : Bahasa Bali,sasak,dan Indonesia
Agama                                                : Sebagian besar Hindu dan sisanya Buddha serta Kristen
Kelompok Etnis            : Suku Jawa dan suku Sasak
                Suku bali mendiami pulau bali.suku ini menggunakan bahasa bali dan mengikuti budaya bali.sebagian besar suku bali beragama hindu,kurang lebih 90%.sisanya beragama buddha,islam dan kristen.
                Masyarakat berjumlah hampir lebih dari 5 juta jiwa.sebagian besar tinggal dipulau bali,tetapi mereka juga tersebar diseluruh indonesia.
                Pada tahun 1673,ketika penduduk kota batavia berjumlah 27.086 jiwa,sudah terdapat 981 orang bali.ini terjadi karena sebagian besar orang bali dibatavia didatangkan sebagai budak belian.
                Salah satu jejak pengaruh bangsa bali pada kebudayaan betawi adalah kesenian ondel-ondel.Orang-orangan raksasa ini berasal dari kesenian barong landung bali.Akhiran-In dalam bahasa betawi,misalnya dalam kata:mainin,nambahin,panjatin,yang kemudian juga diadopsi sebagai akhiran yang populer dalam bahasa gaul Indonesia juga berasal dari akhiran-In yang lazim dalam tata bahasa bali.
                Tradisi budaya yang ada sampai sekarang dibali adalah upacara ngaben,yaitu upacara penyucian atma (roh) fase pertama sebagai kewajiban suci umat hindu bali terhadap leluhurnya dengan melakukan prosesi pembakaran jenazah.

SUKU BUGIS
Jumlah Populasi          : Kurang lebih 4 juta jiwa
Bahasa                                : Bahasa bugis,bahasa Indonesia,bahasa melayu dan lain-lain
Agama                                                : Islam
Kelompok Etnis            : Suku toraja,suku manda,suku makasar
                Di Indonesia setelah suku jawa dan sunda,ternyata suku terbesar ketiga adalah bugis.berasal dari sulawesi selatan dan menyebar pula diprovinsi-provinsi sulawesi tenggara,sulawesi tengah,papua,Kalimantan timur,kalimantan selatan,riau,dan kepulauan riau,dan bahkan sampai ke malaysia dan brunei darussalam.
                Suku bugis adalah suku yang tergolong kedalam suku Deutero-Melayu atau melayu muda.kata ‘bugis’ berasal dari kata To ugi yang berarti orang bugis.penamaan “ ugi “ merujuk pada raja pertama kerajaan china (bukan negara tiongkok,tetapi yang terdapat di jazirah sulawesi selatan tepatnya kecamatan pammana kabupaten wajo saat ini) yaitu La Sattumpugi.
                Rumah adat suku bugis berdesain rumah panggung khas bugis.sementara itu,senjata suku bugis ini adalah sejenis golok atau parang,yang disebut badik

SUKU MAKASSAR
Jumlah Populasi          : 2.240.000 jiwa
Bahasa                                : Bahasa makassar
Agama                                                : Islam
Kelompok Etnis            : Suku toraja,suku mandar,suku bugis
                Suku makassar adalah nama melayu untuk sebuah etnis yang mendiami pesisir selatan pulau sulawesi.lidah makassar menyebutnya Mangkassara berarti mereka yang bersifat terbuka.Baju Bodo adalah baju adat Bugis-Makassar yang dikenakan oleh perempuan,sedangkan Lipa’ sabbe adalah sarung sutera,biasanya bercorak kotak dan dipakai sebagai bawahan baju Bodo.
                Suku Makasssar ini adalah suku yang berjiwa penakluk,gemar berperang,dan jaya dilaut.tidak heran pada abad ke 14 sampai 17,dengan simbol kerajaan gowa,mereka berhasil membentuk satu wilayah kerajaan yang luas.tentu saja dengan kekuatan armada laut yang besar berhasil membentuk suatu kerajaan bernafaskan islam,mulai dari keseluruhan pulau sulawesi,kalimantan bagian timur,NTT,NTB,Maluku,Brunei,Papua,hingga Australia bagian Utara.
                Makassar identik pula dengan suku bugis yang serumpun.bugis dan makssar adalah istilah yang diciptakan oleh belanda untuk memecah belah kedua etnis ini.pada akhirnya kerajaan makassar jatuh ketangan belanda,segala potensi dimatikan mengingat suku ini terkenal sangat keras menetang belanda.dimanapun mereka bertemu belanda,pasti diperanginya.beberapa tokoh sentaral gowa yang menolak menyerah seperti karaeng galesong,hijrah ke tanah jawa memerangi belanda disana.bersama armada lautnya yang perkasa,memerangi setiap kapal belanda yang mereka temui.

SUKU BETAWI
Jumlah Populasi          : Kurang lebih 5 juta jiwa
Bahasa                                : Bahasa betawi dan bahasa Indonesia
Agama                                                : Islam
Kelompok Etnis            : Suku sunda,jawa,dan melayu
                Yang disebut orang atau suku betawi adalah orang yang berketurunan kaum berdarah campuran aneka suku dan bangsa yang didatangkan oleh belanda ke batavia.apa yang disebut dengan orang atau suku betawi sebenarnya terhitung pendatang baru dijakarta.karena mereka ini lahir dari perpaduan berbagai kelompok etnis lain yang sudah lebih dahulu hidup di jakarta,seperti orang sunda,jawa,arab,bali,sumbawa,ambon,melayu,dan tionghoa.
                Kata betawi digunakan untuk menyatakan suku asli yang menghuni jakarta dan bahasa melayu Kreol yang digunakannya,dan juga kebudayaan melayunya.Kata betawi sebenarnya berasal dari kata “Batavia”,yaitu nama kuno jakarta yang diberikan oleh belanda.
                Antropolog Universitas Indonesia,Dr.Yasmine Zaki Shahab,MA memperkirakan,etnis betawi baru terbentuk sekitar seabad lalu antara tahu 1815 dan 1893.
                Sekarang masyarakat betawi terpinggirkan,dan mempunyai perkampungan betawi yang disebut setu babakan.disana masih bisa dijumpai rumah khas betawi.acara kesenian betawipun kerap digelar disana.Misalnya tari topeng atau lenong betawi.ada juga ondel-ondel sebagai hiasan khas apabila kota jakarta berulang tahun.

SUKU JAWA
Jumlah Populasi          : Kurang lebih 90 juta jiwa
Bahasa                                : Bahasa jawa,Indonesia,melayu,madura,belanda,dan perancis
Agama                                                : Kejawen,Islam,Kristen,hindu,dan buddha
Kelompok Etnis            : Suku sunda,Madura,dan betawi
                Ternyata suku bangsa terbesar di Indonesia adalah suku bangsa jawa.mereka berasal dari pulau jawa dan terutama ditemukan di provinsi jawa tengah dan jawa timur.
                Suku bangsa jawa sebagian besar menggunakan bahasa jawa dalam bertutur sehari-hari.garis keturunan dalam mayarakat jawa diturunkan lewat ayah dan ibu.
                Bahasa jawa merupakan bahasa yang sangat sopan dan menghargai orang yang diajak bicara khususnya bagi orang lebih tua dan bahasa jawa juga sangat mempunyai arti yang luas.kesenian dijawa yang sangat terkenal yaitu musik gamelan dan tari wayang,remong,dan sebagainya.
                Orang jawa sebagian besar secara nominal menganut agama islam.namun,yang menganut agama kristen,protestan,katolik juga banyak.mereka juga terdapat didaerah pedesaan. Penganut agama buddha dan hindu juga ditemukan diantara masyarakat jawa.adapula agama kepercayaan suku jawa yang disebut sebagai agama kejawen.Kepercayaan ini terutama berdasarkan animisme dengan pengaruh hindu-buddha yang kuat.Masyarakat jawa sendiri terbagi atas tiga kelompok : Kaum santri,abangan,dan priyayi.

SUKU MADURA
Jumlah Populasi          : Kurang lebih 10 juta jiwa
Bahasa                                : Bahasa Madura,jawa,dan Indonesia
Agama                                                : Islam dan kristen
Kelompok Etnis            : Suku jawa dan melayu
                Suku madura berasal dari pulau madura dan pulau-pulau sekitarnya,seperti gili raja,pulau sapudi,pulau raas,dan kangean.selain itu,orang madura tinggal dibagian timur jawa timur,dari pasuruan sampai utara banyuwangi.orang madura disitubondo dan bondowoso,serta timur probolinggo jumlahnya palin banyak dan jarang yang bisa berbahasa jawa.suku madura terkenal karena gaya bicaranya yang blak-blakan serta sifatnya yang keras dan mudah tersinggung,tetapi mereka juga dikenal hemat,disiplin,dan rajin bekerja.
                Tradisi yang masih ada hingga kini adalah karapan sapi,yang biasa diselenggaraka dikecamatan bruto,kabupaten sumenep.sapi-sapi yang akan dilombakan dihias cantik dan didampingi para penari cantik yang siap menerima saweran uang pengunjung.
                Perlombaan karapan sapi itu diiringi oleh tarian moang sangkai.harga diri,juga paling penting dalam kehidupan orang madura,mereka memiliki sebuah pribahasa “Lebbi Bagus Pote Tollang,atembang Pote Mata”.Artinya lebih baik mati (putih tulang) daripada malu(putih mata).Tradisi carok juga berasal dari sifat itu.

SUKU KUTAI
Jumlah Populasi          : Kurang lebih 314.000 jiwa
Bahasa                                : Bahasa kutai,banjar,melayu dan Indonesia
Agama                                                : Islam
Kelompok Etnis            : Suku melayu,rumpun dayak onte danu,suku dayak tunjung,banjar dan bugis
                Suku kutai atau melayu kutai tenggarong tinggal dikabupaten kutai kartanegara,Kalimantan timur.kerajaan kutai berdiri pada abad IV yang merupakan kerajaan hindu pertama dinusantara dengan rajanya yang terkenal,mulawarman.mulawarman merupakan nama raja kerajaan kutai dengan sebutan maharaja mulawarman naladewa.
                Suku kutai yang ada diantaranya yaitu kutai tenggarong,kutai kota bangun,kutai muara ancalong,dan kutai muara pahu.Bahasa kutai terbagi dalam 3 dialek yang letaknya tidak saling berdekatan yaitu kutai tenggarong,kutai kota bangun dan kutai muara ancalong.
                Menurut kepercayaan penduduk daerah kutai dulunya dihuni oleh 5 puak,yaitu:
1.       Puak pantun yang tinggal disekitar muara ancalong,kutai timur dan muara Kaman,kutai kartanegara
2.       Puak punang yang tinggal disekitar muara muntai,kutai kartanegara dan kota bangun
3.      Puak pahu yang mendiami daerah sekitar muara pahu,kutai barat
4.      Puak tulur dijangkat mendiami daerah sekitar barongtongkok,kutai barat dan melak,kutai barat
5.      Puak melani mendiami daerah sekitar kutai lama dan tenggarong

SUKU DAYAK
Jumlah Populasi          : kurang lebih 50.000 jiwa
Bahasa                                : Bahasa bukit,melayu banjar dan Indonesia
Agama                                                : Kahariang (hindu)
Kelompok Etnis            : Dayak nganju dan banjar
                Suku dayak terkenal di Kalimantan adalah suku dayak/daya.suku ini memiliki budaya terrestrial (daratan,bukan budaya maritim).Sebutan ini adalah sebutan umum karena orang dayak terdiri dari beragam budaya dan bahasa.
                Pertunjukan Hudoq dari suku dayak modang,kecamatan muara wahahu,kabupaten kutai timur.Orang dayak sebagai salah satu kelompok suku asli terbesar dan tertua yang mendiami pulau Kalimantan.
                Mereka ini berasal dari daratan asia dan tergolong kedalam ras mongoloid juga.Dewasa ini suku bangsa dayak terbagi dalam 6 rumpun besar,yakni Kenyah-Kayan-Bahau,Ot danum,iban,murud,klemantan,
dan punan.keenam rumpun ini terbagi lagi dalam kurang lebih 405 sub rumpun.ciri-ciri suku dayak adalah rumah panjang,hasil budaya material seperti tembikar,Mandau,sumpit,beliong (kampak dayak);pandangan terhadap alam,mata pencaharian (system perladangan),dan seni tari.

SUKU DANI
Jumlah Populasi          : Sekitar 500 jiwa
Bahasa                                : Bahasa dani dan Indonesia
Agama                                                : Islam dan Kristen
Kelompok Etnis            : Suku Asmat dan dayak
                Suku dani adalah salah satu suku bangsa yang terdapat di wamena,papua,Indonesia.suku-suku lain yang terdapat didaerah ini,antara lain yali dan lani.suku yali adalah salah satu suku yang mendiami bagian selatan diantara perbatasan wamena dan merauke,sedangkan mendiami bagian sebelah barat dari suku dani.ketiga suku ini memiliki ciri khas masing-masing baik dari segi budaya,adat istiadat,maupun bahasa.
                Alam liar jayawijaya yang dingin dan berhutan lebat adalah “rumah” mereka.Usilimo merupakan kumpulan honei (hunian)kelompok komunitas yang memiliki ikatan keluarga.Aturan-aturan pengelolaan alam dan masyarakat berpusat didalamnya.

SUKU ASMAT
Jumlah Populasi          : 70.000 jiwa
Bahasa                                : Bahasa asmat
Agama                                                : Katolik dan protestan
Kelompok Etnis            : Suku Mappi,yohukimo,dan jayawijaya
                Suku asmat dikenal dengan hasil ukiran kayunya yang unik.populasinya dipesisir pantai bagian pedalaman.kedua populasi ini saling berbeda satu sama lain dalam hal dialek,cara hidup,struktur social,dan ritual.populasi pesisir pantai selanjutnya terbagi kedalam dua bagian yaitu suku bisman yang berada diantara sungai sinesty dan sungai nin serta suku simai.
                Ada banyak pertentangan diantara desa berbeda asmat.sekarang biasanya,kira-kira 100-1.000 orang hidup disatu kampong.setiap kampong punya satu rumah bujang dan banyak rumah keluarga.rumah bujang dipakai untuk upacara adat dan upacara keagamaan.rumah keluarga dihuni oleh dua sampai tiga keluarga,yang mempunyai kamar mandi dan dapur sendiri.saat ini,ada kira0kira 70.000 orang asmat hidup di Indonesia.mayoritas anak-anak asmat sedang bersekolah.
                Suku asmat berada diantara suku mappi,yohukimo dan jayawijaya dari berbagai macam suku lainnya yang ada di pulau papua.sebagaimana suku lainnya yang berada di wilayah ini,suku asmat ada yang tinggal didaerah pesisir pantai dengan jarak tempuh dari 100 km hingga 300km.suku asmat yang berada didaerah pedalaman,dikelilingi oleh hutan heterogen yang berisi tanaman rotan,kayu,dan umbi-umbian dengan waktu tempuh selama 1 hari 2 malam untuk mencapai daerah pemukiman satu dengan yang lainnya,sedangkan jarak antara perkampungan dengan kecamatan sekitar 70km.dengan kondisi geografis demikian,maka berjalan kaki merupakan satu-satunya cara untuk mencapai daerah perkampungan lainnya.
                Sebagaimana lainnya,kepala adat/kepala suku dari suku asmat sangat berpengaruh dan berperan aktif dalam menjalankan tata pemerintahan yang berlaku dilingkungan ini.karena segala kegiatan disini selalu didahuluui oleh acara adat yang sifatnya tradisional,sehingga dalam melaksanakan kegiatan yang sifatnya resmi,diperlukan kerja sama antara kedua pimpinan untuk memperlancar proses tersebut.
                Apabila kepala suku telah mendekati ajalnya,jabatan kepala suku tidak diwariskan ke generasi berikutnya,tetapi dipilih dari orang yang berasal dari fain,atau marga tertua dilingkunga tersebut atau dipilih dari seorang pahlawan yang berhasil dalam peperangan.
                Suku asmat melakukan kegiatan bercocok tanam di lading dengan jenis tanaman wortel,matoa,jeruk,jagung,ubi jalar dan keladi.mereka juga beternak ayam dan babi.Secara umum,kondisi fisik anggota masyarakat suku asmat,berperawakan tegap,hidung mancung dengan warna kulit dan rambut hitam serta kelopak matanya bulat.disamping itu,suku asmat termasuk kedalam suku polonesia,yang juga terdapat di New Zealand,dan Papua Nugini.

KESIMPULAN

·                     Bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan keanekaragaman suku bangsa
·                     Suku bangsa tersebar diberbagai pulau di seluruh wilayah nusantara
·                     Diperkirakan terdapat sekitar 300 suku bangsa dengan 365 bahasa

DAFTAR PUSTAKA

Hari,Wibowo dan Nining Dwirosanti.2008.Ensiklopedia pengetahuan Umum Budaya dan Suku Bangsa Indonesia.Jakarta : Ganeca Exact




Tidak ada komentar:

Posting Komentar